h1

Massa Kepung Kantor Wali Kota Pematang Siantar

Agustus 24, 2009
Senin, 24 2008 13:33 WIB
Massa Kepung Kantor Wali Kota Pematang Siantar
Penulis : Bantors Sihombing
PEMATANG SIANTAR–MI: Massa dari Aliansi Rakyat Bersatu (ARB), terdiri dari Gabungan Pedagang Kecil (Gapek), guru, pegawai dan perawat RSUD dr Djasamen Saragih melakukan unjuk rasa dengan mengepung gedung DPRD dan wali kota Pematang Siantar, Sumatra Utara, Senin (24/11).

Massa ARB membawa poster dan spanduk bertuliskan “Mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mahkamah Agung (MA), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan mendagri agar menangkap dan mengadili Wali Kota RE Siahaan”, “Walikota Bertanggungjawab atas Kasus 19 CPNS Gate 2005″, dan lainnya. Sanna br Silalahi, Choki Pardede, Rado Damanik, dan Mangasi Simanjorang secara bergantian memberikan
orasinya.

ARB juga menyatakan dukungannya kepada DPRD Pematang Siantar untuk tetap berjuang dalam menindaklanjuti pemberhentian wali kota. Selain itu mendesak Polres Simalungun, agar menjadikan wali kota sebagai tersangka dalam kasus 19 CPNS Gate. Pengunjuk rasa yang membawa truk berisi bahan makanan ini bertekad akan menginap selama tiga hari di kompleks DPRD dan wali kota Pematang Siantar.

Di tengah-tengah aksi, salah seorang pegawai honorer di bagian informasi komunikasi kota Pematang Siantar bernisial LS nyaris babak belur dihajar massa ARB. Pasalnya dirinya sedang membagi-bagikan selebaran gelap tanpa ada tanda tangan yang bertanggung jawab.

Untunglah polisi yang menurunkan ratusan personil dengan sigap mengamankannya dan memboyongnya ke komando untuk diperiksa. Menjelang siang, aksi makin memanas dengan bergabungnya beberapa anggota DPRD ke massa ARB, seperti Grace Christianne, Maruli Silitonga dan Mangatas Silalahi. Mereka membeberkan berbagai penyelewengan yang
dilakukan wali kota. KPK diimbau segera menangani kasus dugaan korupsi RE Siahaan.

Ketika aksi berlangsung, aktivitas PNS menjadi terhenti. Pejabat struktural nampak menghilang dari kantornya. Wali kota sendiri keberadaannya masih simpang siur, HP-nya tak diangkat meski ada nada panggil ketika dihubungi. (BS/OL-02)

Satu komentar

  1. Mantab………..Mantab……



Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.